liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138

Korut Diduga Luncurkan Rudal Balistik Tipe Baru, Jepang Keluarkan Perintah Evakuasi

Korut Diduga Luncurkan Rudal Balistik Tipe Baru, Jepang Keluarkan Perintah Evakuasi

memuat…

Korea Utara diduga meluncurkan rudal balistik jenis baru pada Kamis (13/4/2023). Foto/Ilustrasi

SEOUL Korea Utara (Korea Utara) diduga telah diluncurkan rudal balistik jenis baru yang mendarat di perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang. Hal ini mendorong Tokyo untuk memprotes keras setelah kekhawatiran senjata akan mendarat di atau dekat pulau utara Hokkaido, yang mengarah ke perintah evakuasi.

Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan mengatakan rudal Korea Utara diluncurkan pada sudut tinggi pada Kamis (13/4/2023) dari sebuah lokasi di dekat ibu kota Pyongyang pada pukul 07.23 waktu setempat.

JCS menambahkan bahwa rudal yang diyakini memiliki jarak menengah atau lebih jauh itu terbang sekitar 1.000 km menuju perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang, sebelum jatuh ke laut. JCS menggambarkan peluncuran itu sebagai “sangat provokatif”.

Jepang juga mengatakan rudal itu mendarat di air tetapi tidak segera memberikan lokasi pendaratan yang lebih tepat.

“Otoritas intelijen Korea Selatan dan Amerika Serikat sedang melakukan analisis komprehensif terhadap spesifikasi terperinci,” kata JCS dalam pesan teks yang dikirimkan kepada wartawan.

Stasiun televisi Korea Selatan YTN, mengutip seorang pejabat militer, melaporkan uji peluncuran mungkin melibatkan jenis senjata baru yang ditampilkan pada parade militer baru-baru ini, dan tidak menutup kemungkinan bahwa proyektil itu adalah rudal berbahan bakar padat.

Teknologi bahan bakar padat membuat roket lebih mudah diangkut dan diluncurkan lebih cepat daripada roket berbahan bakar cair.

Seorang pejabat pertahanan mengatakan Tokyo telah melancarkan “protes keras” terhadap tindakan Korea Utara setelah membatalkan perintah evakuasi sebelumnya di Hokkaido di tengah kekhawatiran rudal itu menuju pulau itu.

Jepang sebelumnya mengeluarkan perintah evakuasi serupa Oktober lalu ketika Korea Utara menembakkan rudal jarak menengah ke negara itu. Senjata itu jatuh di Samudra Pasifik.