liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86

Cegah Putranya Ditangkap, Pria Palestina Dibunuh Pasukan Israel

Cegah Putranya Ditangkap, Pria Palestina Dibunuh Pasukan Israel

Memuat…

Tentara Israel membunuh seorang ayah Palestina yang mencegah putranya ditangkap. Foto/Ilustrasi

YERUSALEM – Tentara Israel kembali menunjukkan tindakan brutal terhadap penduduk Palestina . Pasukan Zionis membunuh tiga warga Palestina dalam waktu kurang dari 24 jam Kamis pagi.

Korban terbaru, menurut laporan saksi, adalah seorang ayah yang berusaha melindungi putranya agar tidak ditangkap oleh tentara Israel.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan Samir Awni Harbi Aslan, 41, ditembak di dada di kamp pengungsi Qalandia di pinggiran Yerusalem Timur yang diduduki, dan dinyatakan meninggal beberapa saat kemudian.

Kematian Aslan menyusul pembunuhan dua warga Palestina pada Rabu dalam insiden terpisah di Tepi Barat di tangan pasukan Israel.

Baca: Sejak 2000, 55 Wartawan Palestina Tewas Ditangan Israel

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, Ahmad Abu Junaid, 21, ditembak di kepala dan terluka parah dalam serangan pagi oleh tentara di kamp pengungsi Balata Nablus.

Media Palestina mengatakan bahwa tentara Israel yang menyamar menyerbu kamp Balata pada pagi hari. Penggerebekan itu memicu konfrontasi yang melibatkan pelemparan batu dan tembakan.

Di tempat lain di Tepi Barat, seorang pria Palestina ditembak setelah diduga mencoba menikam seorang pemukim Israel di Hebron, menurut pejabat medis Israel. Dia diidentifikasi sebagai Sanad Mohammad Samasra, 19 tahun.

Tujuh warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel sepanjang tahun ini, termasuk tiga remaja. Korban termuda berusia 15 tahun.

Baca: Menteri Israel Ben-Gvir: Cabut Bendera Palestina dari Tempat Umum!